" Oh Tuhan,
Aku mencintai-Mu dan tak meminta apapun untuk diriku sendiri
Tetapi demi semua makhluk di dunia,
Di bawah kehendak-Mu,
Semoga semua menemukan kedamaian. "


Kutipan dari kumpulan puisi Tangisan Hening
karya Maha Guru Ching Hai (1980)





Maha Guru Ching Hai  vegan

Renjana Tangisan Hening (Loving the Silent Tears) diinspirasi oleh kumpulan puisi Tangisan Hening (Silent Tears), yang ditulis puluhan tahun lalu oleh Maha Guru Ching Hai menjelang usia 30-an tahun.

Syairnya mencerminkan perjalanan umat manusia, kegembiraan maupun kesengsaraan dalam mencari kedamaian batin.

Tangisan Hening menunjukkan kerinduan batin untuk mengenal Sang Ilahi, dan judul musikal diambil dari syair dalam kumpulan puisinya.

Pementasan perdana Renjana Tangisan Hening ini untuk memperingati Hari Maha Guru Ching Hai ke-19, yang diproklamasikan oleh Yang Terhormat Walikota Honolulu, Frank F. Fasi, dalam menghargai karya kemanusiaan dan perdamaian dari guru spiritual terkenal di dunia, aktivis kemanusiaan, penyair, dan seniman itu.

Acara musikal ini diadakan pada tanggal 27 Oktober 2012 di Shrine Auditorium di Los Angeles, Kalifornia, AS. Dari salah satu panggung terbesar di Amerika Utara dengan lebih dari 6.000 hadirin dan seniman terbaik di dunia yang datang dari seluruh dunia dari 16 negara di 6 benua untuk merayakan perdamaian, kemanusiaan, dan seni.



Semua pendapatan dari acara ini disumbangkan kepada tiga organisasi amal: Broadway Cares/Equity Fights AIDS, Animal Defenders International, dan Worldwide Veterinary Service.

Oleh karena banyak yang tersentuh oleh drama musikal ini, dan review positif dari berbagai media, Loving the Silent Tears diputar ulang ke layar lebar di berbagai negara untuk dinikmati oleh semua kalangan yang tidak berkesempatan hadir dalam pementasan perdana 27 Oktober 2012.

Info lebih lengkap : Silent Tears Musical