Press Release

Renjana Tangisan Hening (Loving the Silent Tears) diinspirasi oleh kumpulan puisi Tangisan Hening (Silent Tears), yang ditulis puluhan tahun lalu oleh Maha Guru Ching Hai menjelang usia 30-an tahun.

Tangisan Hening menunjukkan kerinduan batin untuk mengenal Sang Ilahi, dan judul musikal diambil dari syair dalam kumpulan puisinya.

Syairnya mencerminkan perjalanan umat manusia, kegembiraan maupun kesengsaraan dalam mencari kedamaian batin dan kebahagiaan sejati.

Pementasan perdana Renjana Tangisan Hening ini untuk memperingati Hari Maha Guru Ching Hai ke-19, yang diproklamasikan oleh Yang Terhormat Walikota Honolulu, Frank F. Fasi, dalam menghargai karya kemanusiaan dan perdamaian dari guru spiritual terkenal di dunia, aktivis kemanusiaan, penyair, dan seniman tersebut.

Acara musikal ini telah diadakan pada tanggal 27 Oktober 2012 di Shrine Auditorium di Los Angeles, Kalifornia, AS. Dari salah satu panggung terbesar di Amerika Utara dengan lebih dari 6.000 hadirin dan seniman terbaik di dunia yang datang dari seluruh dunia dari 16 negara di 6 benua untuk merayakan perdamaian, kemanusiaan, dan seni.

Pementasan ini disutradai oleh Vincent Paterson nominasi Tony (dikenal sebagai sutradara/koreografi tur dunia  Michael Jackson "Bad" dan tur dunia Madonna "Blond Ambition") dan Bonnie Story pemenang Emmy (“High School Musical”).

Drama musikal ini menampilkan bintang-bintang Broadway pemenang Tony, ikon musik pop pemenang Grammy, dan bintang-bintang internasional: ikon musik Jon Secada pemenang penghargaan Grammy 2 kali; Jody Watley pemenang Grammy bintang R&B/pop; Debbie Gravitte pemenang Tony; Patti Cohenour nominasi Tony; and Liz Callaway pemenang Emmy and nominasi Tony. Juga turut serta banyak penyanyi top internasional dengan suara unik mereka.

Komposer Al Kasha, pemenang Piala Oscar dua kali (“Seven Brides for Seven Brothers”) terinspirasi menggubah musikal ini, dari kata-kata puisi yang mengharukan bersama dengan komposer ahli lainnya: Jorge Calandrelli pemenang Grammy 6 kali dan nominasi Piala Oscar 2 kali (“Crouching Tiger, Hidden Dragon”), Doug Katsaros pemenang Piala Emmy (“Footloose”), Henry Krieger pemenang Grammy 2 kali dan nominasi Piala Oscar (“Dreamgirls”), Tony and Emmy winner Don Pippin pemenang Tony dan Emmy (“La Cage aux Folles”), Nan Schwartz pemenang Grammy (“Harry Potter”), dan David Shire pemenang Oscar dan Grammy 2 kali (“Saturday Night Fever”).

Semua pendapatan dari acara ini disumbangkan kepada tiga organisasi amal: Broadway Cares/Equity Fights AIDS, Animal Defenders International, dan Worldwide Veterinary Service.

Oleh karena banyak yang tersentuh oleh drama musikal ini, dan review positif dari berbagai media, Loving the Silent Tears diputar ulang ke layar lebar di berbagai negara untuk dinikmati oleh semua kalangan yang tidak berkesempatan hadir dalam pementasan perdana 27 Oktober 2012.

Rekaman pertunjukan tersebut telah diputar ulang karena tingginya permintaan dari masyarakat di berbagai penjuru dunia, seperti Kosta Rica, Argentina, Brasil, Japan, Thailand, Singapore, Brasil, dan masih banyak lagi dan daftarnya terus berlanjut.

Jakarta mendapat kesempatan terhormat pertama di Indonesia, yang memutar ulang musikal ini pada hari Minggu, 30 Agustus 2015, di Epicentrum XXI, Rasuna Epicentrum , Epiwalk Ground Floor, Jl HR. Rasuna Said, Jakarta Selatan.

Untuk informasi lebih lanjut dan pendaftaran:
Via online:
http://LovingTheSilentTears.id

Teaser:
https://www.youtube.com/watch?v=yipa3d1mZ_Y&feature=youtu.be

Facebook :
http://facebook.com/LovingTheSilentTearsid‬

‪Instagram :
http://i.instagram.com/lovingsilenttears_id/‬

Gelar Drama Musikal Akbar Maha Guru Ching Hai:
http://beritabuana.co/view/kanal/?open=17&alias=metropolitan&id=10141

Gratis, Drama Musikal Maha Guru Ching Hai Diputar Di Jakarta:
http://transindonesia.co/2015/08/gratis-drama-musikal-maha-guru-ching-hai-diputar-di-jakarta/

Tangisan Hening, Kerinduan Batin Mengenal Sang Ilahi:
http://amunisinews.com/tangisan-hening-kerinduan-batin-mengenal-sang-ilahi/

Renjana Tangisan Hening Diputar di Jakarta:
http://www.suarakarya.id/2015/08/28/renjana-tangisan-hening-diputar-di-jakarta.html

Liputan Media

Bapak Frans Suseno, Wakil Pemimpin Redaksi Kompas Minggu, menuliskan Acara Pemutaran Drama Musikal Loving the Silent Tears di Surat Kabar Kompas Minggu, 6 September 2015 Hal.32 dan muncul juga di versi Kompas Online :

Kompas Online: Perjalanan Spriritual Lewat Musikal